natural big tits world biggest tits monster tits tits and ass gigantic tits
Dec
28th

Selepas Sore

tertoreh sebagai PUISI | Leave a Comment

dalam tikungan gelisah
hujan menjadi kata paling sepi
seperti kita yang belajar mengeja
tentang perih berbalut tawa
aku mencari matamu
di balik rintik yang terus menyerbu
tapi sia-sia saat lelah terus menghujam
dan menari bersama gelak malam
malam, 27 12 09

Dec
28th

PEREMPUAN ADALAH PILIHAN DEWATA

Dari Sastra Reboan #21 :
PEREMPUAN ADALAH PILIHAN DEWATA
Apakah makna Hari Ibu yang diperingati setiap 22 Desember di Indonesia bagi kaum perempuan? Apakah sejak Kongres Perempuan Indonesia I pada 22 Desember 1928 di Yogyakarta lalu kaum perempuan telah menikmati kemajuan jaman dengan teknologi komunikasi dan internet, jalan laying atau mal-mal mewah?
Di pinggiran kota, di desa-desa bahkan [...]

Dec
5th

Seperti

tertoreh sebagai PUISI | Leave a Comment

seperti puisi yang kupeluk
aku ingin mendekapmu
erat seperti dedaunan
pada ranting di situ
tumpahkan genangan sisa hujan
yang belum sempat terguyur
usai sepi dan lelah berpeluk
dari kehilangan atas kepergian
seperti reguk embun pada kembang
aku ingin membisikkan tembang
agar letihmu mengambang
sebelum kering luka itu
pagi, 31 10 09

Dec
5th

MUDA 3RD CREATIVITY

tertoreh sebagai Berita | Leave a Comment

MUDA 3RD CREATIVITY :
MENGGALANG ANAK MUDA YANG KREATIF DAN BANGGA INDONESIA
Menyambut ulangtahunnya yang ketiga, Kompas Muda bekerjasama dengan Kentucky Fried Chicken (KFC), Udayana Science Club (USC), Press and Cyber Community (PSYCO), dan Mudaers Bali, akan menggelar Muda 3rd Creativity [...]

Nov
26th

Kembang Kacang

tertoreh sebagai PUISI | Leave a Comment

huruf-huruf berloncatan sore ini
di mataku yang terhujam rindu
setelah berhari bertarung
dengan beku dan letih sendiri
tadi hanya sempat kukirim salam
sembari mencoba simpan diam
yang tiba-tiba menghampiri
seperti lirik lagu jawa kesukaanmu
‘aku suka lagu ini’, katamu
saat ‘kembang kacang’ memecah siang
sedang anakmu hanya menahan gemetar
menghitung duka yang tertebar
sejanak kita teringat cerita lama
tentang tangisan anak kecil
yang merengek mainan dari kayu
lalu tertawa seolah [...]

Nov
26th

HARAPAN DALAM PUISI DAN SENI

Dari Sastra Reboan #20 :
HARAPAN DALAM PUISI DAN SENI
Masih ada harapan, dan ini tak padam. Harapan akan adanya kebersamaan, keadilan dan kedamaian. Ini terlihat dari sambutan pengunjung Sastra Reboan ketika menyaksikan penampilan Komunitas Anak Jalanan Yayasan Himmata, Jodhi Yudhono & Arul Lamada serta Kolaborasi Lingkar Studi Kebudayaan UBK (Universitas Bung Karno) dan Bengkel Seni STIAMI [...]

Nov
26th

Selasa Untukmu

tertoreh sebagai Liputan, Naskah | 1 Comment

embun itu masih ada di jendela
saat kutuliskan namamu
dengan ucapan yang sama
seperti tahun lalu
tapi kau tak akan membaca
karena siapa aku juga samar
meski telah kudengar lamat
bisikmu bertanya tentang nama
berpuluh musim kulewati
dengan sepi menyapa sunyi
yang tak sempat kutulis jadi puisi
dan di situ terselip dirimu
terus kutulis di situ
sambil tak henti berucap
dalam kata yang senyap
sembari kubiarkan kering airmata
pagi, 10 02 [...]

Nov
16th

Tanya

tertoreh sebagai PUISI | 1 Comment

dulu aku tak ingin bertanya
tentang apa yang mestinya jadi milikku
tentang apa yang seharusnya kumiliki
ketika aku berdoa
hanya airmata yang berbicara
ketika aku bersujud
hanya keperihan yang terwujud
bukankah yang telah kudapat harusnya lekat?
bukankah yang tersurat mestinya kudekap erat?
kini aku ingin bertanya
berapa banyak tamparan bagi dosa tertebar
berapa dalam luka untuk sesal terkapar
pertanyaanku membentur batu
airmataku makin membeku
malam, 14 11 09

Nov
9th

Mengail Kata

tertoreh sebagai PUISI | 1 Comment

: kef
di tepi danau penyair melempar pancing
mata kailnya telah diberi abjad
berharap ada kata yang tersangkut
akan ditatanya agar urut
lama tak dibuatnya sajak
usai hari demi hari gemertak
air beriak sejenak
senyap tetap tergeletak
wajahnya tetap melukis sepi
seperti sapa pada dedaunan itu
berbatang rokok sia-sia
rindu tinggal beku
lelaki itu lepaskan tawa
sembari benahi kusutnya cinta
hari makin lirih
bertambah satu senja lagi
“mengail kata ternyata tak mudah
dalam [...]

Nov
9th

INILAH NASIB SASTRAWAN DI SEBUAH NEGARA BESAR

Dari Sastra Reboan #19
Seorang politisi di Australia dari Partai Buruh mendapatkan gelar Ph.D (Doctor of Philosophy) dengan tesis tentang sastrawan Indonesia bernama Gerson Poyk. Gelar serupa juga diraih ilmuwan dari Jerman Barat. Tak pelak, mereka menjadi tokoh yang terpandang dan dihargai di masing-masing negaranya.
Bagaimana dengan sosok yang mereka teliti? Gerson Poyk tetap hidup sederhana. Dia [...]