Sajak Bintang Kurnia
Tatapmu tajam menukik
mengiringi tangisan sang bayu
jiwamu hancur berkeping
terserak bagai buliran pasir
bergolak melawan waktu
ingin kurobek napasmu
ketika jemari ini dapat menggenggam bara
merasakan kepedihan masa-masamu yang lalu
sadarlah pak,anakmu telah tiada
cukupkan waktumu membelainya dengan doa
CIN 27NOV’06
You must be logged in to post a comment.