- johannes sugianto
Sajak :Â akmal n. basral
di lengkung garis hidupmu
kau menikung tanpa isyarat
cumbui setapak senyap
terperangkap zarah semesta
dan dingin supernova
yang mengempis terjerembap
beratus abad silam
: sebuah kata telah meledak
seperti big bang pada kali pertama
berpijar
memiuh
tinggalkan lubang hitam
di pangkal lehermu
yang mendesau seperti galau meteorit
kau serupa galaksi
dan katakatamu gemintang yang menari
lalu kau kabarkan dengan riang
pada anakanakmu yang riuh berenang
di setiap jengkal riak vena-nadimu
: lihat, lihat,
itu planet baru yang ayah buatkan untuk kalian
teruslah menjadi matahari dan rembulanku, sayang
karena sebuah orbit
selamanya abadi sebagai lintasan sunyi
tanpa pantulan senyum rembulan.
akmal n. basral
jakarta, 28 nov. 2006
You must be logged in to post a comment.