Sajak Misbach
: Yo Sugianto
kau bertanya padaku tentang selengkung alis mata yang telah menelikung hatiku dalam kembara. namun aku malah terpesona oleh keindahan kata-kata yang menelikung warna bianglala jadi senja di bawah lengkung alis sepasang mata tempat kau menambatkan cinta.
maka, di sebuah beranda, aku tak lagi menghitung panjang bayang karena aroma mawar telah menggenang bersama tujuh puluh bidadari yang memainkan selendang mengajakku menari mengikuti irama puisi yang kau tulis dengan segenap gerimis
rasanya aku ingin memetik bulir-bulir gerimis di sajak-sajakmu itu untuk kuuntai jadi tasbih yang menelikung malam-malamku dalam rindu di lengkung alis mataMu
bekasi, januari 2007
You must be logged in to post a comment.