kamu ada dan selalu terasa
bukan sekedar dieja
senyum jadi kata
sentuhan menjelma kalimat
yang terus berlompatan
sepanjang perjalanan
rasa ini enggan menjauh
penuh dan menggoda
seperti tarian kupu-kupu
hinggap dan mencumbu
pucuk mawar yang basah
dengan sisa embun pagi
mengusir adamu
tak beda menginjak
semua puisiku
tppagi, 200207
You must be logged in to post a comment.