angin pagi seperti dirimu
ramping dan rambutnya tergerai
dari cakrawala saat terang tanah
datang menghampiriku
hari ini angin pagi berbaju biru
bibirnya semerah anggur
yang dulu kita sesap saat senja
aku gemetar memandangnya
sayangnya dia bukan dirimu
yang indahnya pun tak melindap
tak seperti pesonamu
teman rindu dalam sukmaku
datanglah mengusir sepi
yang dibawa angin pagi
biar kujamah kedamaianku
dari cahaya yang disaring
dedaunan di matamu
larutmalam, april 07
You must be logged in to post a comment.