aku akan membawa sajak-sajakku
menyibak hutan berkabut
yang sering kau sebut
kala kita menikmati kopi
yang terseduh pagi hari
memang masih penuh tanda tanya
yang bergelantungan di dahan
tapi tak ada ragu pada langkah
untuk kembali menghampiri senyuman
senja, aku tak takut
jika engkau bertanya
tentang jalanan berselimut kalut
karena cinta bukan soal neraca
ada rugi atau laba
nantilah di ujung sana
aku akan kembali ada
dan kembali kita nikmati
seduhan kopi yang kau aduk
dengan kelembutan kasih
pagi, april 07
You must be logged in to post a comment.