sajak tercipta entah biasa atau indah
karena itu bentuk rasa dalam kata
kupungut di pinggiran hati
kata-kata yang menatap sepi
memandang dunia dari dua sisi
engan senyuman saat tersisih
ada harap yang terus mengalir
tentang tatapan dan rumah pasir
kucipta tak henti cerita tentang kita
meski banyak yang hanya tertawa
malam, 28juni07