dari dua belas purnama
tercipta sajak dan cerita
terselip di dedaunan
air menjaganya
dengan air kehidupan
kadang gemercik hujan
membasahi kata-kata
hingga matahari menjadikannya
sekering daun yang gugur
awan bertutur dengan lembut
tentang perjalanan sajak
dengan dingin mencipta gigil
dan gelombang menghentak
masih banyak purnama lagi
untuk ukir cerita baru
bagi cinta yang biru
di ujung merahnya senja
yang merajut rindunya
4us,24juni07