serupa apa
luka yang tercacah
di sekujur tubuh
seyatan yang melintang
dalam senyum entah
sedang mata teteskan
air dan darah
serupa nganga jiwa
yang terobek pisau
kata-kata malam
terucapa begitu dalam
tinggalkan lubah tanya
bahkan kidung itu
tak mampu mengelusnya
luka bertambah luka
dalam bait puisi yang layu
tak sempat termangu
serupa apa ingin
dari desir angin
malam ini dan esok?
tolmlm, 21Agt07