beribu wajah puisi di jalanan
dengan bait dipoles lipstik
kadang dengan warna ungu
membuat penyair jadi termangu
‘tak satupun punya genangan senja
di mata yang membuatku luruh
dengan lelah yang terbasuh’
kini aku mengerti kenapa
kamulah puisi itu sendiri
seperti serat senja
yang mengurat pada kata
pagi,25sept07
You must be logged in to post a comment.