ada peta dalam diriku yang sebenarnya mudah kau baca tapi kadang didiamkan saja hingga tetaplah ia menjadi garis dan tak juga kau baca kadang kukatakan dengan tandas dengan kata yang jelas agar kau lebih memahami tapi selalu ada yang timbul tak siang atau kadang malam ragumu yang memang aku tahu meski ingin kuseru ‘itu tak [...]
baca selengkapnya |
No Comments »
mungkin ada yang tahu namamu juga tuturmu yang gulirkan embun-embun mungkin ada yang mengerti dan juga tak mau mencoba memahami tapi aku tak peduli aku hanya kaki lembah yang menyembah memuja suaramu yang lelehkan muramnya cahaya bukan puisi yang menaklukkanmu karena penyairnya telah bersimpuh di bening matamu ketika senyummu mengalir sunyi yang sertai langkahku segera [...]
baca selengkapnya |
No Comments »
Ajakan Mengembangkan Budaya Santun Bangsa Indonesia tengah dilanda krisis dari berbagai bidang. Mulai dari ekonomi, politik, hukum, hingga budaya. Pada saat yang sama, manusia Indonesia justru saling bertengkar dan saling cakar sesama. Kurusuhan pun terjadi di mana-mana. Padahal tidak sedikit negeri ini melahirkan orang terdidik. Menyadari bahaya besar itu, bangsa Indonesia harus kembali mengembangkan nilai-nilai [...]
baca selengkapnya |
No Comments »
ketika satu demi satu sajakku jadi tetap terasa ada aroma hujan yang sepi sajakku merindukan sajakmu seperti rinduku merindukan rindumu tak cuma sapa dan wajah karena kata-kata yang pernah aku pinta dan kau tuliskan dalam sajak indah begitu ingin kubaca lagi diam sajakah kata dalam hatimu saat ada yang merindu apakah tanpa getar dalam langkah [...]
baca selengkapnya |
No Comments »
kau tahu waktu yang telah meleleh menjadi uap di selembar kisah lihatlah ujungnya yang robek dengan beberapa bekas sundutan rokok sedang kenangan berlarian sepanjang bayang pada cahaya lampu di tengah gang pada gelapnya kebun di belakang rumah sesekali sepi memanggil dari gelapnya sunyi kau tahu dalam waktu yang terus terentang jarak antara kita makin membentang [...]
baca selengkapnya |
No Comments »
bersamamu aku mengalir menelusuri lekuk-lekuk sunyi dari kalimat yang ditinggalkan kata tapi terus saja bicara aku tak pernah tahu berapa lama menanti hadirmu untuk waktu yang mengantarmu tiba dalam petang yang melukis tubuhmu masih ingin kurentangkan cerita namun pasti tak bisa jelaskan semua karena tak bisa henti jatuh cinta ini padamu yang selalu deburkan debar [...]
baca selengkapnya |
No Comments »
Cerita Sampul Wole Soyinka Dia adalah penulis hebat, secara teoritis dan praktis. Akinda Oluwole Soyinka atau lebih dikenal dengan Wole Soyinka bisa menulis apa saja: puisi, cerita, dan drama. Wole juga seorang akademisi di bidang sastra. Gelar sastra Inggrisnya diterima dari Universitas Leeds, Inggris pada 1957. Setelah kembali ke kampung halamannya, Nigeria, dia menjadi profesor [...]
baca selengkapnya |
No Comments »
kutulis puisi buatmu sebisaku ada harap dan rindu di situ tapi bukan harapan akan cumbu karena senyummu lebih berarti buatku menghadapi perjalanan letih bila ada ingin sekedarnya saja tapi tak berani terkatakan karena tak ingin mimpi menepi maka kubiarkan tumbuh saja seperti daun yang berharap rimbun kutulis puisi ini meski tak kau baca kusimpan biar [...]
baca selengkapnya |
No Comments »
‘buatkan aku sajak cinta,’ katamu seketika aku termangu kemana seribu yang telah kugubah apakah menjadi bulir embun di pucuk daun kau biarkan saja tertegun tapi seperti biasa aku anggukkan saja karena buatku itu ingin dan manja padahal sederhana saja aku mencintaimu karena dirimu bukan soal inginkan permainan pada rasa atau badai nafsu sesederhana awan berarak [...]
baca selengkapnya |
No Comments »
LAUNCHING & DISKUSI BUKU PUISI “SUKMA SILAM†Karya: Budhi Setyawan Sabtu, 1 Desember 2007 14.00 s.d 16.00 WIB Pusat Dokumentasi Sastra HB Jassin Taman Ismail Marzuki JAKARTA Pembicara: Endo Senggono & Medy Loekito Moderator: Yonathan Rahardjo MC: Alin Urutan Acara (secara garis besar): 1. Pembukaan : (Film 1 dengan lagu: The Spirit Carries On – [...]
baca selengkapnya |
No Comments »