natural big tits world biggest tits monster tits tits and ass gigantic tits
Nov
30th

Petaku

tertoreh sebagai PUISI | Leave a Comment

ada peta dalam diriku
yang sebenarnya mudah kau baca
tapi kadang didiamkan saja
hingga tetaplah ia menjadi garis
dan tak juga kau baca
kadang kukatakan dengan tandas
dengan kata yang jelas
agar kau lebih memahami
tapi selalu ada yang timbul
tak siang atau kadang malam
ragumu yang memang aku tahu
meski ingin kuseru ‘itu tak perlu’
siang, 30Nov07

Nov
30th

Rahasia

tertoreh sebagai PUISI | Leave a Comment

mungkin ada yang tahu namamu
juga tuturmu yang gulirkan embun-embun
mungkin ada yang mengerti
dan juga tak mau mencoba memahami
tapi aku tak peduli
aku hanya kaki lembah yang menyembah
memuja suaramu yang lelehkan muramnya cahaya
bukan puisi yang menaklukkanmu
karena penyairnya telah bersimpuh di bening matamu
ketika senyummu mengalir
sunyi yang sertai langkahku segera mencair
wangi melati kuhirup saat telusuri rambutmu
menjauhkan ribuan tanya yang sering [...]

Nov
30th

Pidato Kebudayaan 2007

tertoreh sebagai Sastra - Budaya | Leave a Comment

Ajakan Mengembangkan Budaya Santun
Bangsa Indonesia tengah dilanda krisis dari berbagai bidang. Mulai dari ekonomi, politik, hukum, hingga budaya. Pada saat yang sama, manusia Indonesia justru saling bertengkar dan saling cakar sesama. Kurusuhan pun terjadi di mana-mana. Padahal tidak sedikit negeri ini melahirkan orang terdidik.
Menyadari bahaya besar itu, bangsa Indonesia harus kembali mengembangkan nilai-nilai luhur dan [...]

Nov
29th

Ada Yang Belum Lengkap

tertoreh sebagai PUISI | Leave a Comment

ketika satu demi satu sajakku jadi
tetap terasa ada aroma hujan yang sepi
sajakku merindukan sajakmu
seperti rinduku merindukan rindumu
tak cuma sapa dan wajah
karena kata-kata yang pernah aku pinta
dan kau tuliskan dalam sajak indah
begitu ingin kubaca lagi
diam sajakah kata dalam hatimu
saat ada yang merindu
apakah tanpa getar dalam langkah
ketika huruf-hurufku meronta
mencoba telusuri lorong panjang di matamu
saat kuakhiri bait [...]

Nov
28th

Sesekali Sepi

tertoreh sebagai PUISI | Leave a Comment

kau tahu waktu yang telah meleleh
menjadi uap di selembar kisah
lihatlah ujungnya yang robek
dengan beberapa bekas sundutan rokok
sedang kenangan berlarian sepanjang bayang
pada cahaya lampu di tengah gang
pada gelapnya kebun di belakang rumah
sesekali sepi memanggil dari gelapnya sunyi
kau tahu dalam waktu yang terus terentang
jarak antara kita makin membentang
kita bersapa dengan suara bisu
sambil mengelak apa yang sudah tahu
sore, [...]

Nov
27th

Bersamamu

tertoreh sebagai PUISI | Leave a Comment

bersamamu aku mengalir
menelusuri lekuk-lekuk sunyi
dari kalimat yang ditinggalkan kata
tapi terus saja bicara
aku tak pernah tahu
berapa lama menanti hadirmu
untuk waktu yang mengantarmu tiba
dalam petang yang melukis tubuhmu
masih ingin kurentangkan cerita
namun pasti tak bisa jelaskan semua
karena tak bisa henti jatuh cinta ini
padamu yang selalu deburkan debar
kita adalah dua musim yang bertemu
dalam setiap sudut yang sama
dan enggan melepaskan
malam, [...]

Nov
27th

Karena Pujangga Harus Bersaksi

tertoreh sebagai Sosok | Leave a Comment

Cerita Sampul
Wole Soyinka
Dia adalah penulis hebat, secara teoritis dan praktis. Akinda Oluwole Soyinka atau lebih dikenal dengan Wole Soyinka bisa menulis apa saja: puisi, cerita, dan drama. Wole juga seorang akademisi di bidang sastra. Gelar sastra Inggrisnya diterima dari Universitas Leeds, Inggris pada 1957. Setelah kembali ke kampung halamannya, Nigeria, dia menjadi profesor di Universitas [...]

Nov
26th

Kutulis Sebisaku

tertoreh sebagai PUISI | Leave a Comment

kutulis puisi buatmu sebisaku
ada harap dan rindu di situ
tapi bukan harapan akan cumbu
karena senyummu lebih berarti
buatku menghadapi perjalanan letih
bila ada ingin sekedarnya saja
tapi tak berani terkatakan
karena tak ingin mimpi menepi
maka kubiarkan tumbuh saja
seperti daun yang berharap rimbun
kutulis puisi ini meski tak kau baca
kusimpan biar menjadi tumpukan
rindu yang menindih angan
angan yang menindih ingin
satu hari saat pagi
kuharap [...]

Nov
26th

Tak Bisa Menulis Sajak Hari Ini

tertoreh sebagai PUISI | Leave a Comment

‘buatkan aku sajak cinta,’ katamu
seketika aku termangu
kemana seribu yang telah kugubah
apakah menjadi bulir embun di pucuk daun
kau biarkan saja tertegun
tapi seperti biasa aku anggukkan saja
karena buatku itu ingin dan manja
padahal sederhana saja
aku mencintaimu karena dirimu
bukan soal inginkan permainan
pada rasa atau badai nafsu
sesederhana awan berarak pulang
dan dirimu yang menjadi bayang
‘apakah cinta itu hanya kata-kata?’
tanyamu lagi tadi [...]

Nov
26th

Launching ‘Sukma Silam’ Budhi Setyawan

tertoreh sebagai JejakBerita, PUISI | Leave a Comment

LAUNCHING & DISKUSI BUKU PUISI
“SUKMA SILAM”
Karya: Budhi Setyawan
Sabtu, 1 Desember 2007
14.00 s.d 16.00 WIB
Pusat Dokumentasi Sastra HB Jassin
Taman Ismail Marzuki
JAKARTA
Pembicara: Endo Senggono & Medy Loekito
Moderator: Yonathan Rahardjo
MC: Alin
Urutan Acara (secara garis besar):
1. Pembukaan : (Film 1 dengan lagu: The Spirit Carries On – Dream Theater)
2. Peluncuran buku: Penyerahan simbolis [...]