natural big tits world biggest tits monster tits tits and ass gigantic tits
Jan
30th

Jejak Soeharto dalam Sastra Indonesia

tertoreh sebagai Naskah, Sastra - Budaya | Leave a Comment

Karya sastra Indonesia modern, bila dikaitkan dengan dunia politik dan kekuasaan, cenderung mengarah pada perlawanan. Resistensi pada kekuasaan menjadi wacana dari waktu ke waktu. Sementara fungsi media massa sebagai kontrol sosial dan politik jadi melemah karena ditempel secara ketat oleh penguasa. Pada kondisi inilah sastra yang bernaung di bawah konvensi fiksi menemukan dunianya dalam membangun [...]

Jan
29th

Akan Kau Baca Nanti

tertoreh sebagai PUISI | Leave a Comment

seperti kenangan
kata juga punya jejak rahasia
tanganku menuliskannya
sambil mengenang waktu yang lewat
dan luka yang terus terawat
telah kau baca puisi-puisiku
dengan tanya yang kadang menjelma
dalam kata tak percaya
kenapa rimbunan cinta tetap ada
meski jelas akan semburkan luka
telah kau baca semuanya
cerita perjalanan sebelum kita bersama
tentang suka cita yang tak membuat senyum
tentang luka yang menjelma tawa
setidaknya dalam bait-bait puisiku
seperti igauan [...]

Jan
29th

GUS, ACEP, DAN FARIDA PENULIS TERBAIK

Sabtu, 19 januari 2008 | 01:36 WIB
JAKARTA, KOMPAS - Tiga penulis terbaik di bidang sastra, Gus tf Sakai, Acep Zamzam Noer, dan Farida Susanty, Jumat (18/1) malam di Atrium Plaza Senayan, Jakarta, dinyatakan sebagai pemenang dan meraih Penghargaan Sastra Khatulistiwa 2007-2008 masing-masing untuk kategori prosa, puisi, dan penulis muda berbakat.
”Sudah tujuh tahun Khatulistiwa Literary Award [...]

Jan
28th

Tak Bisa Diberi Nama

tertoreh sebagai PUISI | Leave a Comment

berlembar pagi telah mengering
tak ada lagi puisi tercipta di situ
dalam senja atau pagi yang makin membisu
tahunan peristiwa seribu cerita
perlahan sirna tanpa bisa dimengerti
kenapa dan apa sebabnya
bahkan tak bisa diberi nama
dari jendela waktu terpampang sepi
dan ketakutan yang gigilkan hati
sembari menata dan menatapnya
kudapati kenangan yang terlentang
di telaga yang tergenang
sore, 28 januari08

Jan
28th

Bukan Lirik Konvensional

tertoreh sebagai Naskah, PUISI | Leave a Comment

OASE BUDAYA
Berakar dari puisi, musikalisasi puisi tak seharusnya dijadikan pembanding bagi karya itu sendiri. Dua-duanya, dibaca maupun dilagukan dengan gubahan, sama-sama sulit. Terutama jika dibawakan dengan tujuan supaya bisa lebih menyentuh khalayak luas.
Sulit karena menggubah sebuah puisi tidak sama dengan membuat lirik dalam musik konvensional. Tidak sesederhana menyesuaikan lirik dengan notasi yang sudah ada. Sulit [...]

Jan
28th

Mengakrabkan Puisi Melalui Telinga

tertoreh sebagai Naskah, PUISI | Leave a Comment

OASE BUDAYA
Puisi bukan hanya barisan kata yang diciptakan tanpa makna. Barisan kata yang tertulis merupakan wujud eksistensi dari sebuah peradaban kebudayaan. Karena itu, sebuah puisi tidak hanya menggelayutkan imajinasi yang tertata. Tapi puisi juga melibatkan emosi dalam menafsirkan sebuah proses perenungan.
Namun puisi masih dianggap terlalu mengawang-awang sehingga tidak banyak pihak yang mau terlibat dalam keindahan [...]

Jan
24th

Tak Terbaca Lagi

tertoreh sebagai PUISI | Leave a Comment

lebih sepuluh tahun telah terbang
ada yang tertanam jadi prasasti
hingga dalam pigura di dinding
dan pasti yang terekat dalam sekat
aku tak ingat kapan musim berubah
semestinya hujan menghijaukan sawah
jalanan di kampung lebih adem
bunga makin merekah senyumnya
namun sepi padang senja tiba-tiba datang
wajah meredup jelang petang
tanpa sapa yang lebih sering
lalu bait makin terasa kering
hingga turunlah hujan yang ditunggu
tapi di [...]

Jan
24th

Temu Sastra Festival Cak Durasim 2007

tertoreh sebagai Berita, PUISI | Leave a Comment

Meraba-raba Penyair Jatim Terkini
Dasawarsa terakhir, peta sastra di Jawa Timur menunjukkan dinamika dan perkembangan signifikan. Bahkan boleh dikata perkembangan sastra di Jatim telah bereklarasi demikian cepatnya. Sesudah era Afrizalian dan pasca maraknya sajak-sajak sosial akibat eforia reformasi, sejak awal 2000 hingga kini jagad perpuisian di Jawa Timur menunjukkan heterogenitas dalam style maupun tema. Hal ini [...]

Jan
23rd

Melukis

tertoreh sebagai PUISI | Leave a Comment

sambil mengakui memang sia-sia
melenyapkan bau mawar di ikal rambutmu
kucoba melukis cerita kita
lewat jemari renta yang selalu berkobar
memerahkan udara dengan kata yang membakar
jejak kita masih tampak pada jalan setapak
tercetak jelas semua keluh dan lenguh
kucatat semua yang lewat
ranting yang kehilangan daunnya
buku yang tinggal judul tanpa sampul
kenangan yang terlupakan atau akan disisihkan
sambil mengerti ada pagar berduri
mungkin juga cemeti [...]

Jan
22nd

Seperti Pertama Kali

tertoreh sebagai PUISI | Leave a Comment

dalam angin malam aku kenali gelisahku
seperti kau raba sukamu dari buluh-buluh bambu
sambil sama-sama kita tahu
selalu ada rindu di ujung situ
setiap kali aku melihatmu rasanya seperti baru pertama kali
biar dengan sinar yang beda dan sudutnya lain
tapi tetap saja mempesonaku
seperti saat di tepi senja kita pertama bertemu
telah kita telusuri lorong sunyi
meniti pematang dengan suka
telah kita sisipkan air [...]