yang kau kira sebagai temaramku
dedaunan menaungi dari siang
buatku tak lebih dari ragumu
rintik-rintiknya kutadah di tangan
membuatku makin tahu
di celah ragu tersimpan rindu itu
patahan gerimis ragu
tetap kusimpan di saku
sambil mulai kurajut terus
pertanda-pertanda baru
dan memahami kenapa ada ragu
kutulis bait-bait ini
sambil terus merenungi
perjalanan yang merentang
dan kita yang membentangkannya
sore, 19feb08
You must be logged in to post a comment.