suatu hari kamu bertanya
tentang puisi
aku tak menjawabnya
karena itu bukan ingin
yang pasti
kureka saja seperti memilah
bulir hujan di dedaunan
kali ini dengan tergagap
usai sadar bahwa kata
tak hentinya senyap
suatu hari kamu berkata lagi
mestinya sebelum bersyair
ekonomi mesti bagai karang
di seberang pesisir
sejak itu ketika puisi tercipta
kusimpan saja di saku celana
takut nanti kamu jual murah
di tukang loak di depan rumah
siang, 18 maret 08
You must be logged in to post a comment.