ada isyarat kau beri
seperti detik dari matamu
yang menetes saat bertemu
aku mendengar dalam diam
sesakmu yang menggema
beberapa hari ini langit pongah
ingin mempertontonkan kuasanya
tak peduli gundah meruang
atau melebarnya perih tanya
ada isyarat kuterima lagi
menarik hari-hari sepiku
yang lama diam meski waktu
terus bergerak menyobek
lembar-lembar almanak
sebuah ceruk telah melingkar
menjadi lebat dalam belukar
menyimpan kelu
seperti dulu
pagi, 23april08
You must be logged in to post a comment.