ketika serumu yang tak lebih keluh
meresap dalam pori-pori
dengan denting perih
mendung makin mengusir pagi
aku juga mendengar bisikan
tentang hari-hari yang tak sama
untuk kujalani sendirian
melalui gelombang pasang
dan menghempas bayang-bayang
ada dingin mengental
dengan selimut kabut di kepalaku
dan sungai mengalirkan luka
yang dulu sempat tersumbat
dengan hadirmu
tak cuma rasa tapi juga kata
dalam cinta yang merajah
dan luka makin penuh nanah
pagi, 24april08
You must be logged in to post a comment.