kau berikan lukisanmu :
matahari dengan aneka bunga
dan pelangi yang memucat
tak lupa poster di dinding
yang memudar tulisannya
kita telah melewati banyak musim
belakangan terasa kering mengiring
udara di sekitar kita turut mendung
dengan kata-kata yang murung
kau terus melukis :
bulan dengan gagak melintas
mencengkeram kain yang koyak
yang kita beli saat sore bergegas
sore, 17juni08