sebenarnya menyambut malam
ada acara sederhana saja
: aku ingin menyimpan tanya
yang iringi gelisah sepanjang hari
tapi hanya sebentar saja terpejam
kata-katamu tiba dengan belati tajam
mencabik-cabik tanpa pedulikan tidak
yang aku ucap dan minta
dalam bisik usai lenyap semua teriak
andai bisa digambarkan padamu
akan cinta yang begitu dalam
dan tak pernah diam
andai kau mau dengarkan sejenak
ketukan hujan di jendela
menyapa keraguan yang sering tiba
tapi kau tak mau memberi sepucuk waktu
untuk kutawarkan puisi dalam sungguh
atau secangkir rindu yang tak sekedar
karena itu hanya soal waktu
yang terus dirawat dengan tekun
mengiring embun yang terus turun
malam, 01juli 08
By bvndaiman on Jul 2, 2008 | Reply
it was so nice…
sometimes love untouchtable, even your heart want to touch it…
am i right…?????