(Undangan Terbuka Reboan #5. Wapres Bulungan, 27 Agustus 2008, pkl. 19.00 – selesai)
Orang merdeka bisa diartikan sebagai orang yang bebas berkumpul dan berpenda-
pat. Oleh karena itu, kami dari PaSaR Malam (Paguyuban Sastra Rabu Malam), me-
ngundang anda kembali untuk hadir dan menikmati suguhan musik dan puisi serta
berbincang-bincang tentang sastra dan komunitas terutama komunitas cyber yang
sedang “ngetrend”. Juga ada perkenalan dari rubrik Oase dari kompas.com.
Pengin bernostalgia masa-masa perjuangan? Pak Rachmat Ali akan mengulas latar
belakang beberapa novel perjuangan yang pernah ditulisnya. Mudah-mudahan ini
bisa membawa semangat juga bagi kita semua dalam mengisi kemerdekaan Republik
ini.
Yang pasti, ada suguhan puisi dari penyair-penyair dari berbagai usia, dan dengan
keunikannya masing-masing, seperti Diah Hadaning, Kirana Kejora (Surabaya),
Krishna Pabichara (Bogor), Lia Achmadi, Inez Dikara, Jorgy Ibrahim, Tiara Aurelia,
Urip Herdiman Kambali, Wahyuni, Hudan Hidayat, dan pembacaan puisi oleh seorang
presenter televisi Andri Djarot.
Ada juga Pementasan Monolog dari Bung Kelinci dan Teater 310 yang diadaptasi dari
buku puisi Sepasang Sepatu Sendiri Dalam Hujan yang ditulis oleh Maulana Achmad,
Inez Dikara, dan Dedy Tri Riyadi.
Pun ada suguhan musik yang apik dari sebuah band indie bernama Cakranada, yang
pastinya akan membuat tanggal 27 Agustus malam (pukul 19.00 – 21.00 WIB ) jadi
malam yang unik dan menarik. Semua ini dapat anda saksikan secara gratis plus icip-
icip suguhan ala rakyat ditambah kopi atau teh gratis yang hangat di Warung Apresiasi
(Wapres) Bulungan, Jakarta Selatan.
Inilah salah satu kenikmatan menjadi orang yang bebas merdeka! Ayo ..Ayo ..Merapat!
Salam,
Dedy Tri Riyadi
08886131252