sambil menenggak sebotol mimpi
dari air mata orang-orang kelaparan
aku teringat sejarah kemerdekaan
yang berawal dari timbunan mimpi
untuk menjadi diri sendiri
telah lewat enampuluh tahun usia
kita telah beralih wajah
makin menjadi orang lain
hingga menjadi asing di rumah sendiri
mimpi juga telah beralih nama
dalam pasal dan ayat undang-undang
yang ditukar dengan tumpukan rupiah
di jalanan amarah bertebaran tanpa arah
ketidakberdayaan menjadi sarapan sehari-hari
pendidikan mahal dianggap hal biasa
kelaparan jadi berita lumrah di media
saat bertanya kepada pahlawan bangsa
mereka hanya tertawa sambil terisak
saat bertanya kepada anak muda
mereka berlarian mengejar mimpi
yang ditawarkan cerita di televisi
aku terbatuk menghabiskan sisa mimpi
hingga lupa akan makna sebuah merdeka
karena yang terasa adalah kekalahan saja
dari bangsa sendiri yang menjelma penjajah
malam, 21agustus08
You must be logged in to post a comment.