natural big tits world biggest tits monster tits tits and ass gigantic tits
Sep
26th

Percakapan Siang

tertoreh sebagai PUISI | Leave a Comment

sesekali aku ingin menyimak diam yang menyeruak siang di tengah geliat percakapan mungkin kutemukan makna perih yang mengganggu setiap hari mungkin bisa kutemukan itu sambil menghitung buliran impian yang tak henti berujung padamu entah dalam kata atau sekedar bisikan sesekali aku ingin meyakini bahwa dalam kegelisahan ini bisa kudapat gelengan darimu untuk kata perpisahan siang, [...]

Sep
23rd

Duka Pagi

tertoreh sebagai PUISI | Leave a Comment

terlalu dini buatku kau isyaratkan pergi bersama puisi menyelusup di antara perih yang perlahan kunikmati dan pagi mengabarkan kembali air mata ini tak ada lagi usai embun merampasnya hingga kering pelupuk mata dan kemarau menjajah jiwa limbung detik demi detik melipat semua harap dalam senyap demi senyap tanpa kata pagi,23sept08

Sep
23rd

Tak Pernah Bercakap

tertoreh sebagai PUISI | Leave a Comment

menafsir hari dalam detik dan detak barangkali akan ada bisikmu “akankah kita sampai di sini saja” barangkali tak kau temukan jawab karena aku tak pernah bercakap tentang ingin menyeka kenangan menjadi buih yang perlahan jatuh kau bertanya lagi “lalu dimana bayangan kita?” kurenungkan tanya itu kembali seperti hari kehilangan malam seperti senja rontokkan daunnya dan [...]

Sep
22nd

Salut buat Saut!

tertoreh sebagai Berita, PUISI | Leave a Comment

Saya salut dengan sikap Saut Situmorang yang mengritisi panitia dan juri KLA 2008. Di sini saya ingin menyampaikan keluh kesah saya terhadap panitia KLA. Begini, ketika panitia KLA mengumumkan info agar mengirim judul karya yang ingin diikutkan KLA 2008 pada sekitar Juni 2008, saya dengan semangat mengirimkan kepada panitia dua judul buku puisi saya (Impian [...]

Sep
22nd

PENOLAKAN SAUT SITUMORANG ATAS KHATULISTIWA LITERARY AWARD

tertoreh sebagai Berita, PUISI | Leave a Comment

Press Release: During times of universal deceit, telling the truth becomes a revolutionary act -George Orwell Menanggapi beredarnya Long-list Khatulistiwa Literary Award (KLA) 2008 yang memasukkan buku saya “otobiografi” ([sic] Yogyakarta, November 2007) sebagai salah satu 10 besar kategori Puisi, dengan ini saya nyatakan menolak pengikutsertaan buku saya tersebut. Adapun alasan saya adalah sebagai berikut [...]

Sep
22nd

PENGUMUMAN HASIL SELEKSI TAHAP 1 (LONGLIST) Khatulistiwa Literary Award 2008

tertoreh sebagai Sastra - Budaya | Leave a Comment

Berikut ini adalah daftar judul yang lolos seleksi Tahap 1 Khatulistiwa Literary Award 2008 (disusun secara acak sehingga tak mencerminkan peringkat): PROSA Kacapiring Danarto Banana, Juni 2008 Glonggong Junaedi Setiyono Serambi, Juli 2007 Peri Kecil di Sungai Nipah Dyah Merta Penerbit Koekoesan, September 2007 Bilangan Fu Ayu Utami Kepustakaan Populer Gramedia, Juni 2008 Sang Musafir [...]

Sep
19th

BERCERMIN HATI di SASTRA REBOAN #6

Ada sesuatu yang beda dalam acara ini. Sastra, yang bagi saya terasa berat dan serius, kok bisa dinikmati dengan enak ya. Ini setiap minggu ya, kata seorang lelaki setengah baya saat menikmati tampilan Cakranada, band dengan nuansa etnik di Sastra Reboan #6, Rabu kemarin (17/09) di Warung Apresiasi (Wapres), Bulungan, Jakarta Selatan. Teman di sampingnya, [...]

Sep
17th

Identitas dan Kekuatan Kemelayuan

tertoreh sebagai Sosok | Leave a Comment

by : Arie MP Tamba Marhalim Zaini menjadikan kemelayuan sebagai kutukan sekaligus arena bereksplorasi dan berkreasi. Karya-karya cerpen, puisi, novel, dan naskah dramanya menjadi jaringan teks yang tak pernah usai mengilaskan jejak-jejaknya. Dalam sebuah perjalanan kebudayaan, yang bermula dari kampung halaman sebagai pusat ingatan. Berikut obrolannya bersama Jurnal Nasional. Bagaimana perkembangan sastra di Riau sekarang? [...]

Sep
17th

Menimbang Lagi tentang Penyair Tua dan Penyair Muda

tertoreh sebagai Naskah, PUISI | Leave a Comment

Oleh An. Ismanto Pada akhir 1960-an dan awal 1970-an, ada tuduhan dari khalayak bahwa sastra Indonesia mengalami krisis terkait dengan regenerasi. Dengan rasional khalayak berusaha membuktikan, bahwa pada waktu itu memang karya-karya yang baik boleh dikatakan tidak ada. HB Jassin menjawab tuduhan itu dengan berpijak pada kenyataan, bukan pada utak-atik logika semata, dengan menyatakan bahwa [...]

Sep
12th

Pesan Dari Rumah

tertoreh sebagai PUISI | Leave a Comment

wajah keruh para buruh di bulan puasa yang mestinya jauh dari riuh saat hening semestinya jadi cermin hati majikan dengan taring raksasa menyodorkan selembar kertas untuk ditandatangani dengan titah jelas ‘jika menolak hari rayamu akan hampa’ buruh dengan seteguk air mata tak sempat lagi membaca menggores pena dan nama sambil mengenang pesan dari rumah ‘belikan [...]