natural big tits world biggest tits monster tits tits and ass gigantic tits
Feb
20th

Tidak Pada Warna

tertoreh sebagai PUISI | Leave a Comment

coba kau mengeja hari ini saat tawamu tak kutemui sedang daun-daun mongering seperti hatiku yang kemarau kenalilah gelisah dalam penantian meliuk di tengah sahutan yang menukik senyap di bukit hingga gema menjelma pahit malam yang kulewati adalah kisah akan beribu tanya tapi tetap kupahat cinta meski dalam dirimu menjelma ragu seperti puisi yang tak utuh [...]

Feb
17th

Selasa Untukmu

tertoreh sebagai PUISI | Leave a Comment

embun itu masih ada di jendela saat kutuliskan namamu dengan ucapan yang sama seperti tahun lalu tapi kau tak akan membaca karena siapa aku juga samar meski telah kudengar lamat bisikmu bertanya tentang nama berpuluh musim kulewati dengan sepi menyapa sunyi yang tak sempat kutulis jadi puisi dan di situ terselip dirimu terus kutulis di [...]

Feb
13th

Puisi dan Batin Kebudayaan

tertoreh sebagai Tinjauan | 1 Comment

Kamus, tata bahasa, mesin cetak, telepon, dan internet memperpesat pergaulan dan perkembangan kebudayaan modern. Pada masa lampau, jarak geografis dan perbedaan bahasa menjadi kendala interaksi antarmanusia dan kebudayaannya, tapi kemajuan peradaban membuat bentangan jarak geografis bisa disambungkan oleh teknologi komunikasi dan hambatan perbedaan bahasa dapat dijembatani oleh penerjemahan. Teknologi komunikasi memungkinkan dan mempercepat interaksi; dan [...]

Feb
11th

Seperti Kau Tahu

tertoreh sebagai PUISI | Leave a Comment

aku tak mau menunggu air mata yang kau katakan terakhir karena serupa ranting terinjak pilu bukan itu yang kuharapkan darimu engkau selalu menjadi aku dalam segala pertarungan dengan tawamu di sepanjang senja aku selalu menjadi engkau dalam keluhan yang membosankan dengan ketegaran yang melelahkan mungkin buatmu aku hanya sodorkan ingin dalam tepi lingkaran waktu tapi [...]

Feb
10th

Bukan Salah

tertoreh sebagai PUISI | Leave a Comment

gagak hitam masih mengintai matanya menggigilkan desisnya membuat pagi lunglai lelaki dengan karang di hati menyapa dengna perih yang tak sempat dijadikannya puisi bukan salah gagak tak mau pergi bukan salah pagi yang diam saja bersama suka dan sisa air mata pagi, 10 02 09

Feb
10th

Cyber

tertoreh sebagai JejakMedia, Naskah, PUISI | 1 Comment

OASE BUDAYA Cyber by : Arie MP Tamba Sastra cyber (internet) kini menjadi satu kategori pelabelan untuk produk sastra Indonesia setelah sastra majalah, sastra buku, dan sastra koran. Dari penamaannya yang diperluas berdasarkan media ungkapnya, segera jelas bahwa sastra cyber dikhususkan pada karya-karya sastra yang dipublikasikan di (atau disosialisaskan melalui) internet. Meski, penamaan itu sendiri [...]

Feb
10th

Karena Pujangga Harus Bersaksi

tertoreh sebagai Sosok | Leave a Comment

Wole Soyinka Dia adalah penulis hebat, secara teoritis dan praktis. Akinda Oluwole Soyinka atau lebih dikenal dengan Wole Soyinka bisa menulis apa saja: puisi, cerita, dan drama. Wole juga seorang akademisi di bidang sastra. Gelar sastra Inggrisnya diterima dari Universitas Leeds, Inggris pada 1957. Setelah kembali ke kampung halamannya, Nigeria, dia menjadi profesor di Universitas [...]

Feb
10th

Sihir Puisi di Jagad Maya

tertoreh sebagai JejakMedia, PUISI | Leave a Comment

OASE BUDAYA Sihir Puisi di Jagad Maya by : Dwi Fitria Saatnya berselancar di medium sosialisasi sastra paling potensial. Salah satu eksperimentasi sastra pertama yang dilakukan dengan menggunakan internet dilakukan oleh Douglas Anthony Cooper. Pada 1994, novelnya berjudul Delirium diposting secara berseri dengan menggunakan medium internet yang pada saat itu masih terhitung baru. Menggunakan medium [...]

Feb
9th

Raibnya Kasta Dunia Sastra

OASE BUDAYA by : Grathia Pitaloka Perkembangan sastra Indonesia mutakhir, diramaikan oleh semakin maraknya sastra cyber. Dunia sastra kerap kali ditempatkan sebagai sesuatu yang sakral dan hanya bisa dimasuki oleh kalangan tertentu. Menulis sastra diibaratkan seperti seorang empu yang tengah menempa keris sakti mandra guna, tidak sederhana dan melewati ritus-ritus khusus. Namun kemajuan ilmu pengetahuan [...]

Feb
6th

Musik Puisi Sandingi Musik Populer

tertoreh sebagai Berita, PUISI | Leave a Comment

Kamis, 5 Februari 2009 | 00:26 WIB YOGYAKARTA, RABU–Musik puisi di Yogyakarta perlu dikembangkan dan bisa bersanding dengan musik populer. Terlalu sayang jika tidak ada regenerasi orang yang mau intensif bergelut dengan musik puisi. Di tangan generasi mudalah, tongkat estafet musik puisi berada. Hal itu dikemukakan seniman musik puisi Aloysius Untung Basuki, usai bermain dalam [...]