kulihat bayangmu membisu
seperti karang kering yang gagu
hening menemani renung
saat tahu bunga-bunga gugur
tak ada yang mampu menepis
usai tikaman datang berbaris
kau kunyah sendiri tanpa sempat jadi tangis
tak ada yang lebih letih
saat menyisiri tepi-tepi hari dalam sendiri
sambil menghitung segala yang menanti
kau lihat bayangku menjauh
memberimu ruang untuk menata keluh
hanya hari yang mengerti
kemana mesti menjemput mimpi
dengan sederhana aku akan kembali
sekedar ingin menyentuh jiwamu
dengan merapal harap
segala yang pernah tertirah
dan tak ingin jadi kenangan saja
omah, 18 04 09