belum terlalu lama sebenarnya
wakitu ini memenjarakan
kau hitung detak dalam detik
kuhitung bulan begitu cepat jadi rintik
“aku akan mengeja sendiri
beberapa puisi yang lama kusimpan” katamu
sambil meletakkan potongan malam
yang kubiarkan membisu diam
pinta yang tak biasa
dengan mendesak dan segera
membuatku hanya terkulai
tanpa sempat tangan melambai
saat kini kau merajut pelangi
kunikmati tetas-tetas sepi
yang begitu lirih
siang, 12 10 09