natural big tits world biggest tits monster tits tits and ass gigantic tits
Nov
26th

Kembang Kacang

tertoreh sebagai PUISI | Leave a Comment

huruf-huruf berloncatan sore ini di mataku yang terhujam rindu setelah berhari bertarung dengan beku dan letih sendiri tadi hanya sempat kukirim salam sembari mencoba simpan diam yang tiba-tiba menghampiri seperti lirik lagu jawa kesukaanmu ‘aku suka lagu ini’, katamu saat ‘kembang kacang’ memecah siang sedang anakmu hanya menahan gemetar menghitung duka yang tertebar sejanak kita [...]

Nov
26th

HARAPAN DALAM PUISI DAN SENI

Dari Sastra Reboan #20 : HARAPAN DALAM PUISI DAN SENI Masih ada harapan, dan ini tak padam. Harapan akan adanya kebersamaan, keadilan dan kedamaian. Ini terlihat dari sambutan pengunjung Sastra Reboan ketika menyaksikan penampilan Komunitas Anak Jalanan Yayasan Himmata, Jodhi Yudhono & Arul Lamada serta Kolaborasi Lingkar Studi Kebudayaan UBK (Universitas Bung Karno) dan Bengkel [...]

Nov
26th

Selasa Untukmu

tertoreh sebagai Liputan, Naskah | 1 Comment

embun itu masih ada di jendela saat kutuliskan namamu dengan ucapan yang sama seperti tahun lalu tapi kau tak akan membaca karena siapa aku juga samar meski telah kudengar lamat bisikmu bertanya tentang nama berpuluh musim kulewati dengan sepi menyapa sunyi yang tak sempat kutulis jadi puisi dan di situ terselip dirimu terus kutulis di [...]

Nov
16th

Tanya

tertoreh sebagai PUISI | 1 Comment

dulu aku tak ingin bertanya tentang apa yang mestinya jadi milikku tentang apa yang seharusnya kumiliki ketika aku berdoa hanya airmata yang berbicara ketika aku bersujud hanya keperihan yang terwujud bukankah yang telah kudapat harusnya lekat? bukankah yang tersurat mestinya kudekap erat? kini aku ingin bertanya berapa banyak tamparan bagi dosa tertebar berapa dalam luka [...]

Nov
9th

Mengail Kata

tertoreh sebagai PUISI | 2 Comments

: kef di tepi danau penyair melempar pancing mata kailnya telah diberi abjad berharap ada kata yang tersangkut akan ditatanya agar urut lama tak dibuatnya sajak usai hari demi hari gemertak air beriak sejenak senyap tetap tergeletak wajahnya tetap melukis sepi seperti sapa pada dedaunan itu berbatang rokok sia-sia rindu tinggal beku lelaki itu lepaskan [...]

Nov
9th

INILAH NASIB SASTRAWAN DI SEBUAH NEGARA BESAR

Dari Sastra Reboan #19 Seorang politisi di Australia dari Partai Buruh mendapatkan gelar Ph.D (Doctor of Philosophy) dengan tesis tentang sastrawan Indonesia bernama Gerson Poyk. Gelar serupa juga diraih ilmuwan dari Jerman Barat. Tak pelak, mereka menjadi tokoh yang terpandang dan dihargai di masing-masing negaranya. Bagaimana dengan sosok yang mereka teliti? Gerson Poyk tetap hidup [...]

Nov
9th

Embun Untukmu

tertoreh sebagai PUISI | Leave a Comment

sudah kurajut waktu buatmu datang bersimpuh dan berteduh seperti dulu saat kanak-kanak seperti dulu saat menyapa esok yang ternyata penuh peluh dan keluh ada embun yang kurebut dari pagi untuk kuusapkan di kakimu yang tua sambil kudengarkan lagi cerita tentang ceriamu yang telah pergi sudah kutata juga banyak kata tentang puisi yang selalu menemani saat [...]

Nov
9th

Dua Belas

tertoreh sebagai PUISI | Leave a Comment

: pr bs tak lagi akan dinikmati saat tawa menjelma sepi sedang sapa tinggal sesekali saja usai waktu memberi batas tegas di tengah riuh pernah terlahir puisi tentang hari yang menghitung perih tentang tawa yang sebenarnya isak hingga penyair berhenti menjala kata tentang apa yang sebenarnya terjadi puisi juga enggan mengerti karena batasan hati tak [...]

Nov
9th

Akan Tiba

tertoreh sebagai PUISI | 1 Comment

seharusnya aku di tepianmu sekedar menemani hari yang lelah kau menghitung tetesan hujan aku menatap sisa sore di mata itu mungkin tak kau rasakan ada kesedihan yang diam saat kau mengunyah sakit aku tak bisa sentuh ujung rambutmu perih ini terasa menggigit seharusnya aku segera tiba membawa kelopak mawar yang baru saja mekar embun terus [...]