Salah satu tugas penyair yang tak boleh dilalaikan adalah membaca. Bukan cuma membaca puisi karya penyair lain, tapi juga membaca gejala jaman. Apa yang ada dalam realitas sehari-hari. Panca indra harus diasah terus, jika tidak akan tumpul. Kata-kata juga akan mandul.
Bangsa ini sebenarnya, dan memang benar, adalah bangsa besar. Tak cuma dari jumlah penduduk, tapi [...]
baca selengkapnya |
No Comments »
Terus terang, ulasan Dursilawati Ilenk binti Sang Hyang Narada akan
‘Sepasang Sepatu Sendiri Dalam Hujan’ yang sudah meluncur di milis
belum pernah saya baca. Baru pagi ini mencoba nyimak di kompas.com
(http://entertainment.kompas.com/read/xml/2008/08/12/2103526/menyemir.sepasang.s\
epatu.sendiri.dalam.hujan).
Terus terang, resensi ini jadi kriuk-kriuk dikunyah, malah kadang
seperti empang di dekat rumah Pakcik yang dinaungi rimbunan pohon
bambu di sekitarnya. Resensi model begini jadi ‘alat jualan’ yang [...]
baca selengkapnya |
No Comments »
Menarik, membaca uraian dan ulasan mbak Lan Fang yang lama tak terdengar sebagai cerpenis dan moderator, lalu berbicara lantang soal Pena Kencana (PK). PK tak hanya menarik dari kacamata orang sastra, tapi juga pelaku bidang lainnya misalnya psikologi massa, public relations dan lainnya. Ditambah lagi ‘polemik’ antara kang Yonathan dengan irisan pisau bedahnya dan Eka [...]
baca selengkapnya |
No Comments »
Tak banyak yang tahu, seorang penulis yang karyanya dimuat di sebuah media belum tentu dengan cepat menuai hasilnya berupa honor. Padahal gaungnya begitu dimuat dengan cepat menyebar bagi virus ke teman-temannya. Puluhan dan ratusan ribu pembaca menikmati karyanya. Terbuai dengan jalinan cerita di cerpen atau puisi. Jika bagus, pujian segera dilayangkan.
Tak banyak yang tahu, perjuangan [...]
baca selengkapnya |
No Comments »
Apa hubungan katarak mata dengan puisi? Jika sebagai sebuah imaji, keduanya pasti bisa dihubungkan. Katarak bisa menjadi inspirasi bagi penyair untuk menciptakan puisi. Tapi apa arti kehadiran puisi bagi penyakit ini, jelas sulit dimengerti.
Namun, semuanya ternyata bisa berhubungan. Seperti cerita maestro puisi Indonesia, Sapardi Djoko Damono (SDD) yang masih bugar, saat berbincang santai di sebuah [...]
baca selengkapnya |
No Comments »