<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	>

<channel>
	<title>Jejak Kaki Dalam Kata</title>
	<atom:link href="http://blue4gie.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://blue4gie.com</link>
	<description>Yo</description>
	<pubDate>Fri, 14 Nov 2008 02:52:15 +0000</pubDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.6.2</generator>
	<language>en</language>
			<item>
		<title>Adonis, Meretas Sekat dan Batas</title>
		<link>http://blue4gie.com/2008/11/14/adonis-meretas-sekat-dan-batas/</link>
		<comments>http://blue4gie.com/2008/11/14/adonis-meretas-sekat-dan-batas/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 14 Nov 2008 02:52:15 +0000</pubDate>
		<dc:creator>blue4gie</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Sosok]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://blue4gie.com/?p=2169</guid>
		<description><![CDATA[MARIA HARTININGSIH
”… thus I no longer hesitate to say: / ’the I and the other / are me…” Satu frasa dalam karya Adonis, ”A Desire Moving Through the Maps of the Material” (1986-1987), sudah cukup mengungkapkan pendirian penyair dan esais terkemuka dunia asal Suriah itu tentang ”liyan” (the other) dan ”yang diliyankan”.
Bagi Adonis (78), nama [...]]]></description>
		<wfw:commentRss>http://blue4gie.com/2008/11/14/adonis-meretas-sekat-dan-batas/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Saat Kaki Waktu</title>
		<link>http://blue4gie.com/2008/11/13/saat-kaki-waktu/</link>
		<comments>http://blue4gie.com/2008/11/13/saat-kaki-waktu/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 13 Nov 2008 07:04:49 +0000</pubDate>
		<dc:creator>blue4gie</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[PUISI]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://blue4gie.com/?p=2167</guid>
		<description><![CDATA[mungkin semburat gempa
akan membuat ranting hatimu bergetar
dan daun perlahan melata
untuk tahu selalu ada rindu
yang sulit terkata dalam sebuah puisi
di jalanan macet ada mata melata
usai senja melengos dari sapa sore
dengan gelengan kepala tak percaya
akan sungguh yang nyata
atau saat kaki waktu
bertanya seberapa kelu
mengiris detak dalam detik
akan kau anggukkan kepala
lalu berucap akan percaya
sebaiknya tahu lebih dulu
sekedar kata mampu [...]]]></description>
		<wfw:commentRss>http://blue4gie.com/2008/11/13/saat-kaki-waktu/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Nyanyian Diri</title>
		<link>http://blue4gie.com/2008/11/11/nyanyian-diri/</link>
		<comments>http://blue4gie.com/2008/11/11/nyanyian-diri/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 11 Nov 2008 02:35:09 +0000</pubDate>
		<dc:creator>blue4gie</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[PUISI]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://blue4gie.com/?p=2164</guid>
		<description><![CDATA[memahami mendung menyimak gelisah
ada keruh di mata ada luruh dalam kata
hingga ada tanya apakah ini tergesa
bila menyodorkan segelas rindu padamu
apakah aku yang terbiasa
menenggak keruh saat senyap
inginkan alunan seruling yang mengelus cemara
sedang bagimu cukup satu dua saja
untuk pahatan kata dalam bola-bola gerimis
memahami tamparan malam
dan bulan menitipkan senyuman
tahulah aku akan bahasa di bingkai hati
akan pikat rasa yang [...]]]></description>
		<wfw:commentRss>http://blue4gie.com/2008/11/11/nyanyian-diri/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Ketika Ekspatariat Membaca Puisi</title>
		<link>http://blue4gie.com/2008/11/10/ketika-ekspatariat-membaca-puisi/</link>
		<comments>http://blue4gie.com/2008/11/10/ketika-ekspatariat-membaca-puisi/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 10 Nov 2008 06:54:32 +0000</pubDate>
		<dc:creator>blue4gie</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Liputan]]></category>

		<category><![CDATA[Sastra - Budaya]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://blue4gie.com/?p=2162</guid>
		<description><![CDATA[Sastra Reboan #7 di Wapres
Entah sudah berapa ribu atau ratusan ribu kali puisi ‘Aku’-nya Chairil Anwar dibacakan di panggung, sekolah atau  pesantren, bahkan menjadi materi iklan rokok di televisi. Tapi saat di acara Sastra Reboan #7, yang seperti biasa berlangsung di Warung Apresiasi (Wapres), Bulungan, Jakarta 29/10 ketika seorang lelaki berkulit putih menyebut akan [...]]]></description>
		<wfw:commentRss>http://blue4gie.com/2008/11/10/ketika-ekspatariat-membaca-puisi/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Mengantar Anak 01</title>
		<link>http://blue4gie.com/2008/11/10/mengantar-anak-01/</link>
		<comments>http://blue4gie.com/2008/11/10/mengantar-anak-01/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 10 Nov 2008 04:55:50 +0000</pubDate>
		<dc:creator>blue4gie</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[PUISI]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://blue4gie.com/?p=2160</guid>
		<description><![CDATA[dari rumah anakku berbenah
menuju pameran di sudut jakarta
banyak wajah sama di sana
hitam dan putih menanti
giliran masuk ruang megah
tapi di tengah lukisan dan gerak
dengan nama-nama asing
dan anak-anak muda memuja
semua yang bukan indonesia
aku menjadi orang asing
di sini tak ada tombak atau keris
yang tinggal jadi pelajaran sebaris
sedang baju dan samurai
dihapal bagai gerimis berderai
sambil menikmati rokok
buatan anak negeri
kulihat binar [...]]]></description>
		<wfw:commentRss>http://blue4gie.com/2008/11/10/mengantar-anak-01/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Jelang Ode Kampung: Dirikan Gedung Perpustakaan</title>
		<link>http://blue4gie.com/2008/11/04/jelang-ode-kampung-dirikan-gedung-perpustakaan/</link>
		<comments>http://blue4gie.com/2008/11/04/jelang-ode-kampung-dirikan-gedung-perpustakaan/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 04 Nov 2008 05:00:50 +0000</pubDate>
		<dc:creator>blue4gie</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Liputan]]></category>

		<category><![CDATA[Sastra - Budaya]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://blue4gie.com/?p=2158</guid>
		<description><![CDATA[Senin, 3 November 2008 &#124; 20:38 WIB
JAKARTA, SENIN&#8211;Rumah Dunia akan menggelar hajatan “Ode Kampung #3” (OK 3) pada 5 - 7 Desember 2008!  Pada OK 3 ini tujuannya mempererat semangat antar relawan komunitas literasi se-Nusantara. “Tema besarnya, dukung gerakan literasi lokal!” Firman Venayaksa, Presiden Rumah Dunia sekaligus Ketua Pelaksa OK3 menjelaskan.
Literasi Lokal
Hal itu ditegaskan [...]]]></description>
		<wfw:commentRss>http://blue4gie.com/2008/11/04/jelang-ode-kampung-dirikan-gedung-perpustakaan/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Seperti Ini Saja</title>
		<link>http://blue4gie.com/2008/11/04/seperti-ini-saja-2/</link>
		<comments>http://blue4gie.com/2008/11/04/seperti-ini-saja-2/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 04 Nov 2008 04:35:34 +0000</pubDate>
		<dc:creator>blue4gie</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[PUISI]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://blue4gie.com/?p=2156</guid>
		<description><![CDATA[kau bertanya saat muram merayap diam
di wajahku saat sore lama perginya
tebakmu, pastilah ada puisi mengganggu
hingga aku ingin segera berganti malam
tidak, dik, penyair ini bukan bertengkar
dengan abjad atau kata
bukan pula karena sedih ditinggalkan teman
yang sedang menyemburkan sisa kawah
penyair tidak akan mati oleh perih
karena itu adalah karibnya berpuisi
dik, aku mencoba menyapa kesendirian
usai merenda pertengkaran diri
saat peperangan tak [...]]]></description>
		<wfw:commentRss>http://blue4gie.com/2008/11/04/seperti-ini-saja-2/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Menjemput</title>
		<link>http://blue4gie.com/2008/11/04/menjemput/</link>
		<comments>http://blue4gie.com/2008/11/04/menjemput/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 04 Nov 2008 04:32:00 +0000</pubDate>
		<dc:creator>blue4gie</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[PUISI]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://blue4gie.com/?p=2154</guid>
		<description><![CDATA[kesedihan tumbuh di mataku
meski tak kau lihat dari situ
ada kata merayap dalam senyap
tapi yang kau dengar hanya derap
gelisah yang kubiarkan diam
berhari-hari tanpa sempat kusebut
di matamu rindu itu mengerjap
yang tak pernah terkata dalam ucap
ranting-ranting gemertak
saat terinjak kaki yang resah
siang, 31 10 08
]]></description>
		<wfw:commentRss>http://blue4gie.com/2008/11/04/menjemput/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Hasil Seleksi Tahap 2 KLA</title>
		<link>http://blue4gie.com/2008/11/03/hasil-seleksi-tahap-2-kla/</link>
		<comments>http://blue4gie.com/2008/11/03/hasil-seleksi-tahap-2-kla/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 03 Nov 2008 03:04:15 +0000</pubDate>
		<dc:creator>blue4gie</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Liputan]]></category>

		<category><![CDATA[Sastra - Budaya]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://blue4gie.com/?p=2152</guid>
		<description><![CDATA[Berikut ini adalah daftar judul yang lolos seleksi Tahap 2 (SHORTLIST) Khatulistiwa Literary Award 2008 (disusun secar acak sehingga tak mencerminkan peringkat):
PROSA
Hubbu
Mashuri
Gramedia Pustaka Utama, Agustus 2007
Rahasia Meede
E. S. Ito
Hikmah, Oktober 2007
Bilangan Fu
Ayu Utami
Kepustakaan Populer Gramedia, Juni 2008
Kacapiring
Danarto
Banana, Juni 2008
Glonggong
Junaedi Setiyono
Serambi, Juli 2007
PUISI
Teman-Temanku dari Atap Bahasa
Afrizal Malna
Lafadl, Februari 2008
Pandora
Oka Rusmini
Grasindo, Mei 2008
Sajak-sajak Menjelang Tidur
Wendoko
Banana, Mei 2008
Jantung [...]]]></description>
		<wfw:commentRss>http://blue4gie.com/2008/11/03/hasil-seleksi-tahap-2-kla/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Multitafsir Pahlawan dalam Puisi</title>
		<link>http://blue4gie.com/2008/10/28/multitafsir-pahlawan-dalam-puisi/</link>
		<comments>http://blue4gie.com/2008/10/28/multitafsir-pahlawan-dalam-puisi/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 28 Oct 2008 09:07:36 +0000</pubDate>
		<dc:creator>blue4gie</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Naskah]]></category>

		<category><![CDATA[PUISI]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://blue4gie.com/?p=2144</guid>
		<description><![CDATA[OASE BUDAYA
by : Theresia Purbandini
Dalam perkembangan puisi Indonesia terkini, tema pahlawan boleh dikata kurang mendapat perhatian. Ini berbeda bila kita membaca karya-karya puisi era 1945, 1966, atau kurun waktu sebelumnya, di mana tak sedikit penyair menuliskan semacam ode atau pujian terhadap sosok-sosok yang dianggap berjasa merebut kemerdekaan, sekaligus sebagai cara untuk memaknai kecintaan pada tanah [...]]]></description>
		<wfw:commentRss>http://blue4gie.com/2008/10/28/multitafsir-pahlawan-dalam-puisi/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
	</channel>
</rss>
