<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><!-- generator="wordpress/2.3.2" -->
<rss version="0.92">
<channel>
	<title>Jejak Kaki Dalam Kata</title>
	<link>http://blue4gie.com</link>
	<description>Yo</description>
	<lastBuildDate>Thu, 14 Aug 2008 04:44:11 +0000</lastBuildDate>
	<docs>http://backend.userland.com/rss092</docs>
	<language>en</language>
	
	<item>
		<title>Sang Presiden Penyair Raih Award</title>
		<description><![CDATA[Rabu, 13/8/2008 &#124; 17:41 WIB
JAKARTA, RABU&#8211;Penyair Sutardji Calzoum Bachri asal Provinsi Riau yang pada tahun 1973 menyebut dirinya sebagai&#8221; Presiden Penyair Indonesia&#8221; meraih penghargaan bergengsi &#8220;Achmad Bakrie&#8221; 2008 atas jasanya terhadap bidang sastra.
&#8220;Sutardji menggunakan bahasa Indonesia yang modern tapi juga kuno,&#8221; kata juru bicara tim juri, Hamid B kepada pers  di Jakarta, Rabu, ketika [...]]]></description>
		<link>http://blue4gie.com/2008/08/14/sang-presiden-penyair-raih-award/</link>
			</item>
	<item>
		<title>O LA LA</title>
		<description><![CDATA[mata yang menancapkan gelisah
mengusir bait yang baru tiba
jadilah puisi yang tak utuh
tapi di rimbun alismu
banyak kata yang belum kupetik
meski isyarat itu tampak jelas
seperti gerimis yang rintik
sambil terus bicara tentang malam
diselingi tanya yang diam
kutata lagi bait yang tadi
biar sunyi bergegas pergi
pagi,12agt08
]]></description>
		<link>http://blue4gie.com/2008/08/13/o-la-la/</link>
			</item>
	<item>
		<title>Di Kafe</title>
		<description><![CDATA[pesanan sudah tiba
salad kata dan segelas huruf
melengkapi asbak yang penuh
dengan puntung gelisah
pagi,12agt08
]]></description>
		<link>http://blue4gie.com/2008/08/13/di-kafe/</link>
			</item>
	<item>
		<title>Resensi yang Maknyus</title>
		<description><![CDATA[Terus terang, ulasan Dursilawati Ilenk binti Sang Hyang Narada akan
&#8216;Sepasang Sepatu Sendiri Dalam Hujan&#8217; yang sudah meluncur di milis
belum pernah saya baca. Baru pagi ini mencoba nyimak di kompas.com
(http://entertainment.kompas.com/read/xml/2008/08/12/2103526/menyemir.sepasang.s\
epatu.sendiri.dalam.hujan).
Terus terang, resensi ini jadi kriuk-kriuk dikunyah, malah kadang
seperti empang di dekat rumah Pakcik yang dinaungi rimbunan pohon
bambu di sekitarnya. Resensi model begini jadi &#8216;alat jualan&#8217; yang [...]]]></description>
		<link>http://blue4gie.com/2008/08/13/resensi-yang-maknyus/</link>
			</item>
	<item>
		<title>Menyemir sepasang sepatu sendiri dalam hujan</title>
		<description><![CDATA[Oleh: ilenk_rembulan
Satu lagi buku kumpulan sajak dari para sahabat tercinta datang di dadaku dalam sejuk senja penuh keriuhan di ujung selatan Jakarta. Di sela asap bakar ayam dan kental rawon dan canda ria para Kurawa Pasar Malam, Sepasang Sepatu Sendiri Dalam Hujan di lepas dengan damai oleh salah satu penyairnya Maulana “Pakcik” Achmad dalam tanganku.
Buku [...]]]></description>
		<link>http://blue4gie.com/2008/08/13/menyemir-sepasang-sepatu-sendiri-dalam-hujan/</link>
			</item>
	<item>
		<title>Gerimis di Rambutmu</title>
		<description><![CDATA[: budhi setyawan
sambil merenungi bayang dari asap rokok
yang kadang berbentuk seperti kodok
aku mencoba membaca lipatan wajahmu
sembari mencari apakah sajak ada di situ
tapi malah kutemukan gerimis di rambutmu
melingkari tahun-tahun yang berbeda nadanya
membentuk bait-bait yang makin menua
dan di sebelahku dua bocah terus tertawa
menikmati penyair berkata di panggung sana
terus kutelusuri bait sajakmu
untuk sekedar tahu pesan apa yang ada
tapi [...]]]></description>
		<link>http://blue4gie.com/2008/08/11/gerimis-di-rambutmu/</link>
			</item>
	<item>
		<title>Tiga Hari Berkabung untuk Penyair</title>
		<description><![CDATA[Senin, 11 Agustus 2008 &#124; 03:00 WIB
Ramallah, Minggu - Bendera-bendera diturunkan di gedung-gedung pemerintahan Tepi Barat hari Minggu kemarin, awal dari tiga hari masa berkabung resmi bagi penyair Mahmoud Darwish, yang membantu membentuk identitas nasional orang Palestina dan memberi sebuah suara pada kerinduan mereka akan kemerdekaan.
Darwish meninggal hari Sabtu (9/8) pada usia 67 tahun setelah [...]]]></description>
		<link>http://blue4gie.com/2008/08/11/tiga-hari-berkabung-untuk-penyair/</link>
			</item>
	<item>
		<title>Ranting</title>
		<description><![CDATA[bila kata rindu terasa hambar bagimu
kenangkan saja tentang ranting
yang meranggas tanpa cumbu embun
berpasrah pada ibanya waktu
padaku ada gemertak ranting itu
harap pada sapa yang terasa menjauh
dengan titik cahaya bernama rindu
bila kata itu sekedar sebutan
dan hatimu tak rasakan lagi getarnya
kenangkan saja sorot mata lelaki
yang menghitung letih dan sepi
padamu embun itu berdiam
tanpa tahu rasa apa yang tergenggam
atau yang [...]]]></description>
		<link>http://blue4gie.com/2008/08/08/ranting-2/</link>
			</item>
	<item>
		<title>Sepanjang Losari</title>
		<description><![CDATA[August 7th, 2008
tulisan Ana Mustamin, diambil dari http://www.ryanamustamin.com/
(Surat untuk Kurnia Effendi)
APA kabar, Mas? Lama kita gak saling menyapa. Meski demikian, kurasa, kita gak pernah sungguh-sungguh menjauh. Buktinya, menjelang 30 Juli lalu, aku tetap ingat bahwa ada sebuah hari yang pernah kita beri tanda - yang rasanya akan tetap kukenang jejaknya sampai kapanpun. Sebuah ‘monumen’ yang [...]]]></description>
		<link>http://blue4gie.com/2008/08/07/sepanjang-losari/</link>
			</item>
	<item>
		<title>Suaramu</title>
		<description><![CDATA[suaramu itulah
mengusir desah angin gunung
yang menemani para pengembara
menghitung lekukan lembah
sebeulm beristirahat saat senja
suaramu itulah
selalu membuat detak jantung
sejenak terhenti dalam lupa
apakah berpijak pada nyata
atau memang ada nyanyian surga
suaramu itulah
yang mampu membuatku membasuh luka
dengan senyum yang tersisa
pagi,06agt08
]]></description>
		<link>http://blue4gie.com/2008/08/05/suaramu/</link>
			</item>
</channel>
</rss>
